Analisis Sosial (ANSOS), Pelatihan Keprofesian Statistika

analisis sosial statistika

Serangkaian agenda dan proker yang dipegang oleh masing-masing departemen serta divisi dari HIMASTA-ITSs telah terlaksana sesuai dengan konsep yang dirancang. Walaupun begitu, masih banyak agenda dan proker yang akan dilaksanakan untuk satu tahun kepengurusan yang diketuai oleh Muhammad Aris Ashari, salah satunya ialah ANSOS. ANSOS atau “Analisis Sosial” merupakan salah satu proker yang dikonsep dan dikoordinasi oleh Departemen PSDM HIMASTA-ITS.

analisis sosial statistika

Sondang P. Siagian (1983:180) memberikan pengertian terhadap pelatihan. Pelatihan adalah  proses belajar mengajar dengan menggunakan teknik dan metode tertentu. Sebagian besar kegiatan yang diadakan biasanya berbentuk pelatihan, seperti ANSOS. Sebelumnya, Divisi PST memfasilitasi mahasiswa baru Statistika ITS dengan mengadakan Pelatihan Surveyor dengan memberikan KPP diakhir kegiatan. KPP yang diberikan adalah bentuk kerjasama antara PST dengan PSDM karena Analisis Sosial lebih menuntut mahasiswa baru mengaplikasikan atau mempraktikkan secara langsung ilmu yang mereka serap dari Pelatihan Surveyor. Mahasiswa baru 2015 yang dijadikan sasaran untuk pelatihan ANSOS, harus menyelesaikan KPP yang terdiri dari survei langsung dengan tiga subtema yaitu, pendidikan, ekonomi, lingkungan kesehatan dengan syarat responden adalah mahasiswa aktif ITS. Pembuatan kuisioner berdasarkan salah satu tema yang dipilih oleh anggota masing-masing kelompok serta pembuatan makalah, poster dan presentasi dari hasil survei adalah urutan proses kerja yang mereka lakukan dengan pembimbingan secara berlanjut oleh senior mereka yang telah dipilih.

Saat diwancarai Adinda Rizky Herawati dan Ikacipta Mega Ayuputri yang merupakan dua dari beberapa juri lainnnya mengatakan bahwa secara garis besar mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sudah baik, namun masih banyak kekurangan yang harus mereka perbaiki lagi. Aspek yang dinilai dari juri meliputi ide yang mereka angkat, format makalah dan poster yang dibuat serta ppt dan bagaimana mereka mempresentasikannya.

Tidak hanya mengaplikasikan langsung ilmu keprofesian statistika melalui survei dan bagaimana mereka mengolah data dengan metode statistik dengan tepat, mahasiswa baru 2015 juga ditugasi untuk menampilkan informasi dalam bentuk poster sehingga keterampilan desain grafis dari mereka pun dibekali dari pelatihan ini. Siti Aisyah selaku penanggungjawab ANSOS berkata, ”Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah mahasiswa baru Statistika ITS 2015 mampu lebih memahami dan menjiwai keprofesian Statistika, walaupun masih awal”.

Inovasi yang diberikan dari ANSOS tahun ini adalah presentasi dengan  menggunakan Bahasa Inggris dan diakhir acara akan diberi penghargaan kepada kelompok yang memperoleh skor nilai yang tinggi. The best group dan the best presentation diraih oleh kelompok Natasya Dea selaku kelompok yang dibimbing oleh Muhammad Alif Nuriman dan Afi  Rochmaturizah. Selama proses yang mereka lalui, ada banyak manfaat yang diperoleh. Menggali ilmu keprofesian statistika tingkat dasar sehingga bisa dikembangkan untuk kedepannya. Selain itu, banyak pengalaman yang mereka punya, mulai saat proses pembuatan KPP sampai mereka diberi kritikan yang membangun oleh para juri saat mereka presentasi.(tya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *