LKMW-TD SUKSES SIAPKAN CALON WIRAUSAHAWAN

Sabtu (8/2) hingga Minggu (9/2) lalu HIMASTA-ITS sukses menggelar Latihan Keterampilan Mahasiswa Wirausaha Tingkat Dasar (LKMW TD). Pelatihan yang dikhususkan untuk mahasiswa Statistika 2016 ini bertajuk “Open Your Mind, Create an Innovative and Creative Bussiness”. Kegiatan pelatihan ini bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa di bidang kewirausahaan, terutama di lingkungan jurusan Statistika. Diharapkan mahasiswa Statistika tak hanya handal dalam bidang keprofesian, tapi juga mampu melebarkan sayap ke dunia entrepreneurship.

Pelatihan LKMW TD 2017 diikuti hampir dari seluruh mahasiswa angkatan 2016. Para peserta dengan antusias mendengarkan materi yang disampaikan. Empat materi yang disampaikan pada hari pertama meliputi pengenalan motivasi entrepreneur, menggali ide bisnis dan berpikir kreatif, Business Model Canvas, serta analisis pasar dan memahami perlaku konsumen. Dari keempat materi tersebut, dua diantaranya dilengkapi dengan kegiatan simulasi agar peserta dapat menerapkan secara langsung ilmu-ilmu yang didapatkan. Fransiska, salah satu peserta mengatakan, “Saya sudah memiliki niat untuk berwirausaha sejak lama, tapi dengan adanya LKMW TD ini saya menjadi termotifasi untuk segera mewujudkan ide bisnis itu.

Hari kedua, peserta menerima materi mengenai sales communication skill. Materi yang disampaikan salah satunya mengenai struktur biaya dan HPP . Semua materi yang diberikan telah dirancang dengan runtut agar peserta dapat memahami langkah-langkah penting apa saja yang harus dilakukan untuk membangun sebuah bisnis. “LKMW TD sangat bermanfaat karena dapat memberikan ilmu-ilmu tentang wisrausaha” ujar Rhavida, ketua pelaksana LKMW TD.

Peserta tidak hanya dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat dengan melakukan simulasi di kelas saja. Peserta juga dibekali kegiatan pasca pelatihan (KPP) yaitu membuat Business Model Canvas dan membuka stan dagang di PAMMITS (Pasar Malam MInggu ITS). Sehingga dengan KPP ini peserta dapat lebih mendalami materi serta mengimplementasikan ilmunya. “Naluri manusia selalu berkata kurang apabila sudah menerima angka. Jika Anda merasa demikian, jadilah pengusaha, bukan pekerja.”  (nat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *