[PERS] WASIMASKA : Gali Pengetahuan Lewat Persaingan

Minggu (12/2), Wawasan HIMASTA-ITS, IHMSI dan IKASTA atau yang akrab dikenal WASIMASKA sukses digelar. Salah satu program kerja departemen PSDM-HIMASTA ini menuangkan beberapa inovasi. Dibagi menjadi 15 kelompok terdiri dari 6 sampai 7 orang mahasiswa baru, peserta terlihat antusias dan bersaing untuk mendapat gelar kelompok terbaik. Persaingan dimulai saat penentuan nama kelompok. Bertemakan galaksi Bimasakti, beberapa peserta menamai kelompok mereka dengan nama bintang dan antariksa. Salah satu peserta menamai kelompoknya dengan sebutan ‘Black Hole’. “Kami ingin menyerap kekuatan kekuatan dari kelompok lain sehingga kelompok kami mampu menjadi juara kedepannya,” pungkas Reza, salah satu peserta ketika ditanya alasan memilih nama tersebut.

WASIMASKA diawali dengan presentasi tentang wawasan IHMSI berlanjut dengan Talkshow IKASTA dan HIMASTAITS. Zumarsyah, Ketua Bidang Pengembangan Organisasi IHMSI didapuk sebagai salah satu pembicaranya. Tak hanya itu, sebagai pembicara talkshow, Suhairi, perwakilan IKASTA wilayah Surabaya yang sedang menjabat sebagai GM Marketing MPM Honda Surabaya. Di akhir sesi, Suhairi berpesan agar tetap belajar dengan giat, dan juga harus mengingat bahwa hardskill, harus didampingi dengan softskill yang baik. “Alumni Statistika itu kalau gak jadi Spesialis, ya jadi seorang manajer. Kalau saya ini malah bisa menjadi lebih, saya jadi GM (General Manager),” celetuknya yang disambut tawa oleh para peserta.

Tak hanya di dalam ruangan, WASIMASKA juga dilakukan di luar ruangan. Mengusung sesi keliling, 15 kelompok mahasiswa baru berkeliling sesuai kelompok mengunjungi setiap departemen dan divisi HIMASTA-ITS. “Harapannya dengan berkeliling ini, para peserta dapat tetap terjaga semangatnya dan juga dapat fokus dan bertanya dengan sepuasnya kepada departemen dan divisi yang mereka inginkan nanti,” tutur Rizky Mubarok selaku Ketua HIMASTA-ITS 16/17. Berbeda dengan tahun lalu, setiap kelompok didampingi oleh seorang panitia. Sedang tahun ini para peserta hanya didampingi oleh selembar kertas kecil, berisikan peta departemen dan wilayah mereka berada. Para peserta diminta untuk menebak clue yang telah diberikan panitia hingga ke wilayah mana mereka akan berkunjung selanjutnya. Persaingan yang sempat tertunda diawal pun dilanjutkan kembali. Para peserta mulai melakukan beberapa strategi dan berhati hati untuk menebak clue yang diberikan panitia. Kesalahan dalam menjawab, berakibat pengurangan nilai kelompok.

Salah satu peserta dari kelompok ‘Andromeda’ mengatakan bahwa tak menyadari telah berkeliling selama 4 jam. “Sambutan yang ramah dari kakak-kakak, presentasi yang menarik serta hadiah membuat kami jadi tetap semangat mengikuti kegiatan sampai akhir,” ungkap Zura, salah satu peserta Wasimaska ini. Saat diumumkan bahwa kelompoknya mendapatkan poin tertinggi saat berkeliling, ia pun cukup kaget dan bangga. Baginya, pencapaian tersebut sebanding dengan keaktifan keaktifan yang diciptakan baik oleh dirinya maupun teman satu kelompoknya. Di akhir acara, puncak persaingan pun muncul. Bertajuk “Games Wawasan”, setiap kelompok diberikan satu kertas manila besar, disertai dengan 92 foto fungsionaris HIMASTA- ITS.

Kreativitas dan pengetahuan kelompok kali ini benar benar diuji. Dengan waktu yang terbatas, kelompok diminta membuat struktur kepengurusan HIMASTA-ITS. Tidak ada yang berhasil sempurna, namun patut diapresiasi. Proses penempelan foto dari setiap kelompok tercapai 70 hingga 80 persen dari jumlah keseluruhan fungsionaris. Kegiatan WASIMASKA pun diakhiri pada 17.03 WIB, dengan menuntaskan post-test serta pembacaan KPP (Kegiatan Pasca Pelatihan) sebagai penutup acara. “Persaingan itu salah saat tujuannya untuk menjatuhkan yang lain. Tapi persaingan itu akan indah, jika kita sama-sama bersaing dalam hal kebaikan,” pungkas Ihsan Ananto, Ketua Acara WASIMASKA menutup kegiatan. (fik/dza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *